Makanan yang Baik Dibawa Saat Mendaki Gunung

Saat mendaki gunung, kesehatan menjadi hal krusial yang harus diperhatikan. Jika fisik prima, maka semangat mendaki pun akan terus tersedia. Nah, makanan adalah bekal yang vital bagi para pendaki gunung, makanan-makanan jenis tertentu dapat memicu semangat untuk sampai ke puncak gunung. Di bawah ini ada 7 daftar makanan yang bisa disimpan ke dalam tas carrier Anda.

  1. Roti Selai Kacang Roti Selai Kacang adalah makanan terbaik untuk dibawa saat mendaki gunung. Selain ringan dan simpel untuk dibawa, Selai kacang yang dilumuri pada roti tawar juga mengandung protein, yang menjaga otot agar tetap kuat dan bekerja dengan baik, sehingga pendaki tetap kuat untuk mencapai puncak gunung.
  2. Buncis dan Nasi Bagi penyuka kacang-kacangan, Buncis merupakan sumber protein yang tinggi. Buncus bisa dimasak, ditumis dan disatukan ke dalam kotak bekal bersama dengan nasi. Menurut beberapa penelitian, kapasitas antioksidan buncis secara keseluruhan lebih besar dibandingkan makanan serupa dalam keluarga kacang-kacangan seperti kacang polong atau kacang panjang
  3. Mie Instan Mie instan adalah salah satu makanan paling favorite saat backpacker kemanapun dan dimanapun, termasuk naik gunung. Simpel dan praktis, adalah alasan mengapa mie instan sangat berguna pagi para pendaki gunung. Selain itu, kuah hangatnya dapat mengurangi hawa dingin gunung yang menusuk.
  4. Cokelat Hal yang juga penting untuk sampai ke puncak gunung adalah semangat yang harus dipacu. Jika mulai lelah dan putus asa, ternyata cokelat dapat memulihkan energi kita kembali seperti semula. Rasa manis pada cokelat dapat mengalahkan lelah dengan cepat, kafein pada kakao mengangkat semangat kembali, dan lemak pada kakao adalah bahan bakar untuk mereka yang aktif naik gunung.
  5. Buah Bawalah buah-buahan yang praktis dimasukan ke dalam ransel seperti apel atau pir. Kurangi buah seperti pisang yang kulitnya dapat menambah beban sampah kita saat mendaki. Duduk di tebing indah sambil makan keju dan biskuit dengan irisan apel adalah cara sempurna untuk menghabiskan sore.
  6. Permen Jika Anda gemar hiking di tempat yang beriklim sedang (negara-negara Eropa), permen adalah makanan yang dapat bertahan hidup di jalan.
  7. Keju Keju merupakan makanan bergizi, lezat dan serbaguna. Namun Anda perlu mencari informasi jenis keju apa yang tahan pada cuaca yang akan Anda hadapi. Keju juga sangat praktis dibawa, sehingga Anda dapat menyimpan keju yang banyak untuk cadangan makanan beberapa hari ke depan.

Sumber : http://www.sendokgarpu.com/

Iklan

Tips Memilih Menu Makanan Dalam Pendakian

 

Makanan merupakan sumber energi bagi tubuh manusia. Jika sumber energi sudah dapat terpenuhi apapun kegiatan akan dapat dilaksanakan dengan baik. Sebagai contoh adalah disaat pendakian gunung maka pola makanan juga harus diperhatikan dengan pemilihan menu makanan yang tepat sebagai sumber energi dalam pendakian.

Mendaki gunung adalah salah satu aktifitas yang sangat membuang banyak tenaga sudah pasti karbohidrat, vitamin, lemak, protein serta air harus terjaga dengan seimbang didalam tubuh agar energi yang dikeluarkan disaat pendakian bisa teratur. Suatu hal mutlak mesti dilakukan adalah cara memilih menu makanan yang cocok disaat pendakian.

Baca pos ini lebih lanjut

Tips Pendakian Gunung Oleh Norman Edwin

Siapa yang tak mengenal Norman Edwin? Tentu bagi penjelajah alam sangat mengenal tokoh tadi. Sekaligus banyak menjadi acuan bagi pendaki gunung Indonesia dewasa ini, baik dari sisi kemanusiaannya maupun dari ketokohannya sebagai wartawan di masa itu. Dialah penggagas Seven Summit pertama dan yang pertama juga meninggal di Aconcagua pada tahun 1992. Berikut ini adalah tips dari Norman Edwin Sang Legenda yang di ambil dari majalah Intisari.

Seorang pendaki gunung pada dasarnya menghadapi dua jenis rintangan ketika melakukan kegiatannya. Rintangan yang pertama sifatnya ekstern, artinya datang dari obyek yang sedang dihadapi. Obyek itu adalah gunung, dan rintangan yang dihadapi berupa cuaca atau medan berat. Bahaya yang ditimbulkannya disebut bahaya obyek ( objective danger ).

Rintangan jenis kedua sifatnya intern, yaitu datang dari si pendaki gunung itu sendiri. Kalau si pendaki gunung itu tidak mempersiapkan diri dengan baik, maka rintangan itu datang dari dirinya sendiri. Bahaya timbul disebut bahaya subyek ( subjective danger ).

Di Indonesia, bahaya obyek bagi pendaki gunung secara umum tidak terlalu besar. Keterjalan gunung – gunungnya relatif tak seberapa, cuacanya pun hanya dipengaruhi oleh dua musim, musim kering dan musim hujan. Suhu udara tidak terlalu dingin, terutama dibandingkan dengan gunung – gunung di daerah subtropis. kalau akhir – akhir ini terlansir berita mengenai kecelakaan di gunung, maka kesalahan banyak dilakukan oleh si pendaki, dari banyak segi masih belum memadai. perlengkapan mendaki gunung adalah pokok pemikiran pertama bagi setiap pendaki gunung.

Baca pos ini lebih lanjut

Keyakinan & Kesabaran

Ketika semua jalan sudah buntu,
ketika harapan tak terlihat lagi
Kita masih memiliki keyakinan & kesabaran
Keyakinan adalah roh dari kesabaran
Kesabaran adalah berhenti sejenak dan katakan…
Di dalam semua ini ada kehendak Sang Agung
Yang harus kita biarkan lewat untuk menyapa kita
Maka tersenyumlah…
Dan dia akan tersenyum padamu

SANG BADAI

Pembentukan Pola Pikir

gambarotak

Teknologi yang berlebihan menimbulkan kecenderungan untuk berfikir instan serta meremehkan suatu pekerjaan. Hal ini berbahaya bagi anak, kenyataan yang ada sebagian besar pekerjaan rumah yang diberikan oleh guru di sekolah penyelesaiannya atau materi ada di internet tinggal copy paste dan bukan mencari bahan penyelesaian dari buku
Pada hakikatnya pola pikir manusia yang terbentuk karena dipengaruhi oleh beberapa kejadian yang dialami dalam kehidupan setiap manusia. Setiap kejadian yang muncul tersebut direspon otak untuk direkam dan dipelajari dalam bentuk kesan yang kemudian disimpan dalam pusat kesadaran manusia, namun ada kalanya akan mudah terlupakan begitu saja.
Kesan tersebut akan menentukan seseorang untuk menentukan cara menyelesaikan masalah sehingga dapat membentuk karakter seseorang. Faktor lingkungan juga mempengaruhi pembentukan pola pikir seseorang.
Jika anda ingin mempunyai pola pikir yang benar yang harus dilakukan adalah :
1. Selalu berpikir positif
2. Sebisa mungkin steril kehidupan anda dari pengaruh pada lingkungan yang negatif