Test Drive Nissan Juke, Agresifitas Sebuah Crossover


Jakarta – PT Nissan Mobil Indonesia baru saja menggebrak pasar otomotif tanah air dengan mobil bertampang nyeleneh, Nissan Juke. Dirancang sebagai sebuah crossover, menjadi daya tarik tersendiri bagi Nissan Juke, terutama untuk digunakan didalam kota.

Dimensi yang kompak, desain yang atraktif, juga fitur metropolitan yang ditawarkan pada Nissan Juke diklaim cocok untuk masyarakat urban perkotaan. Benarkah? Yuk kita ulas reviewnya!

Desain, Agresifitas yang Nyeleneh

Nissan sepertinya tau benar cara menarik perhatian di jalan raya. Makanya, ketika membesut Nissan Juke di jalan raya, tak sedikit pandangan mata yang melirik pada crossover terbaru dari Nissan ini.

Wajar saja, dari wajah depannya yang nyeleneh, mulai dari tata letak lampu yang tidak biasa, dimana Nissan menempatkan mata utama Juke pada bagian bawah sejajar dengan grill, sementara lampu sign dan senja, berada di atas kap mesin.

Konsep serba membulat tidak hanya terlihat pada bagian depan saja, dibagian belakang pun seperti itu, apalagi Nissan Juke memiliki bagian ‘pinggul’ yang semok, namun dengan bagian atas yang ramping dan kompak. Dipercantik dengan tampilan lampu belakang berdesain bumerang.

Fitur dan Teknologi, Lumayan lengkap Dikelasnya

Meski rentang harganya berada di kisaran Rp 250 jutaan, namun bukan berarti Nissan pelit fitur untuk Juke. Bahkan, kalau dibandingkan dengan Nissan X-Trail, fitur yang tertanam pada Nissan Juke terbilang lebih lengkap dan canggih.

Sebut saja yang paling aktual, fitur Driving Mode, dimana tersedia tiga pilihan model berkendara, Normal, Eco dan Sport. Masing-masing memiliki karakteristik tersendiri lho, sesuai dengan kebutuhan pengendaranya.

Selain itu, ada juga fitur keyless entry dan start-stop button, sehingga menyalakan mesin tidak perlu melalui anak kunci lagi, cukup menekan tombol untuk menyalakan dan mematikan mesin.

Sementara fitur keamanannya juga terbilang lengkap, dengan adanya dual airbags, rem ABS dan EBD, menjadikan pengemudi merasa aman ketika harus membesut mobil ini dalam kecepatan tinggi sekalipun, juga ketika manuver spontan diperlukan.

Performa, Tidak Seagresif Tampangnya

Nissan membekali Juke dengan mesin HR15DE berkapasitas ruang bakar 1.500cc. Power 114 Dk dan torsi 150Nm yang dilengkapi transmisi matik, CVT. Mesin yang sama dengan yang tertanam di Nissan Livina, hanya beda setingan.

Dengan padanan tersebut, kapasitas mesin kompak yang disematkan terbilang pas-pasan. Tapi beruntung ada tiga pilihan Driving Mode, sehingga bisa menyesuaikan dengan kebutuhan. Saat dipilih mode Eco misalnya, akselarasi mobil jadi melambat dan cenderung halus, meski kaki sudah membejek pedal gas lebih dalam.

Tapi kalau mau sedikit leih agresif, coba pencet tombol Sport pada Driving Mode. Maka secara spontan, akselarasinya akan lebih galak. Tarikan bawahnya menjadi lebih enteng, hanya sayangnya, sedikit tertahan di putaran mesin menengah, dan terdengar mesin meraung lebih keras.

Handling dan Kenyamanan

Bicara handling, sudah seharusnya sebuah mobil crossover menawarkan keasikan mengemudi. Mulai dari handlingnya yang lincah, juga dengan setingan suspensi kelas menengah, tidak keras, juga tidak empuk. Dan semua itu memang sudah ada pada Nissan Juke.

Meski tidak selincah Nissan March, namun handling dari Juke terbilang menyenangkan. mobil ini mudah dikendalikan di berbagai kondisi mengemudi, baik saat macet, maupun ketika dipacu dalam kecepatan tinggi.

Redaman suspensi sedikit keras, meski tidak sampai mengganggu tidur penumpang. Namun dengan begitu, laju mobil menjadi lebih stabil, terasa bila pengemudi melakukan manuver-manuver ekstrim, Nissan Juke anteng menuruti kemauan pengemudi.

Begitu juga dengan redaman kabin yang terbilang cukup baik. Tidak terdegar deruman mesin ketika mobil dalam posisi idle. Begitu pun saat diajak berakselarasi, reungan mesin hanya terdengar sayup-sayup.

Harga dan Pesaing

Urusan harga, Nissan Mobil Indonesia melepas Nissan Juke dengan dua varian ditawarkan mulai Rp 238,8 juta pada tipe CVT, dan Rp 248,8 juta pada model CVT RX nya.

Sejauh ini, Nissan Juke memang dianggap membuka celah pasar baru. Belum ada pesaing yang benar-benar sekelas, kalaupun ada, kita bisa melirik Suzuki SX4.

(mobil.otomotifnet.com)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: